Jumat, 30 Desember 2011

Our Profile



Nama : Casey Puspa Avriliantoro
NPM : 0906566586


Nama : Yudith Dwi Angraini
NPM : 0906541210


Nama : Rizky Yudhistira
NPM : 0906567033

Cara Menjadi Sekretaris Profesional

 

Cara Menjadi Sekretaris Profesional

1. Menampilkan Citra Perusahaan.
Citra perusahaan adalah hal yang harus dijunjung tinggi. Karena sekretaris adalah tangan kanan sang bos, maka sekretaris juga harus menampilkan citra perusahaan yang baik.
2. Baik dan Bertanggung Jawab
Sekretaris juga harus ramah, baik dan bertanggung jawab pada semua tugasnya. Bukan hanya baik kepada Bos tapi juga harus baik kepada relasi dan kawan sekantor.
3. Pandai Menjaga Rahasia
Sebagai tangan kanan Bos dan selalu mendapat kepercayaan dari Bos, Sekretaris harus pandai menjaga rahasia perusahaan maupun rahasia pribadi sang Bos.
4. Tahu Teknoiogi
“-sekretaris bukan hanya harus pandai berdandan, tapi seorang sekretaris juga harus up date terhadap kemajuan teknologi misalnya teknologi informasi.
5. Tahu Accounting dan Pembukuan
Accounting dan pembukuan juga harus dikuasai oleh seorang sekretaris agar bisa melakukan pembukuan kantor.
6. Harus Bisa Bahasa Asing menguasai bahasa asing adalah nilai tambah yang harus dimiliki oleh seorang sekretaris. Karena biasanya sekretaris selalu diminta Bos untuk bertemu dengan relasi yang berasal dari luar negeri.
7. Mempelajari Karakter Bos
Kenalilah karakter atasan agar Anda tidak salah dalam bertindak dan mengambil keputusan.
8. Mempunyai Etika yang Baik. Seorang sekretaris juga harus memiliki etika yang baik yaitu dalam hal berbicara, makan, duduk, dsb. Karena itu sangat berkaitan dengan citra perusahaan.
9. Pandai Berbicara di Depan Publik
Kadang sekretaris diminta untuk menemani atasan untuk melakukan presentasi menggantikan sang atasan. Karena itulah sekretaris harus bisa belajar berbicara dengan publik atau pada saat meeting

Oleh:
Rizky Yudhistira
0906567033

Peran dan Tanggung Jawab Sekretaris Medik


Peran dan tanggung jawab sekretaris

 Seorang sekretaris dapat dijadikan “Pusat Informasi” di dalam kantor, paling tidak sekretaris harus sangat mengetahui bagian yang ditanganinya sendiri. Dengan bertindak sebagai pusat informasi, sekretaris mampu menjalankan peran Strategis, Peran teknis dan peran pendukung.
Peran startegis  yaitu peran yang diharapkan dapat memberikan pengaruh positif pada status dan performansi organisasi secara jangka panjang, yang tercapai melalui kelancaran arus informasi baik ke dalam maupun ke luar.
Peran teknis, yaitu peran yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja pimpinan. Aktivitas seketaris yang menyalurkan  informasi kepada pimpinan secara jelas dan akurat akan sangat membantu dan memfasilitasi pimpinan untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Dengan demikian semakin berat beban kerja pimpinan, maka tugas sekretaris pun akan semakin internsif.
Peran pendukung yaitu peran yang diharapkan dapat memberikan positif kepada anggota organisasi lainnya, yang dapat dicapai dengan pendistribusian informasi (incoming dan outgoing)
Secara keseluruhan kedudukannya sebagai pusat informasi, memungkinkan sekretaris berperan lebih jauh lagi untuk mengaturt kalender dan jadwal pekerjaan, mengelola dokumen dan sistem penyimpanannya, sebagai event organizer utnuk pertemuan internal dan eksternal, mengelola kondisi dan kerapian kantor, membentuk atmosfir kantor serta bertindak sebagai travel arranger pimpinan.


Oleh:

Casey Puspa Avriliantoro
0906566586

Minggu, 25 Desember 2011

Sekretaris Medik


Tentang artikel sekretaris medik
DEFINISI :
Sekretaris berasal dari bahasa latin yaitu secretum yang berarti rahasia. Jadi seorang sekretaris harus mampu memegang rahasia perusahaannya.
Sekretaris yaitu seorang pembantu pimpinan untuk menerima dikte, korespondensi, menerima tamu, menyimpan rahasia, memeriksa dan mengingatkan pimpinannya atas kewajiban resmi atau janji-janjinya dan melakukan tugas lain yang ada hubungannya untuk meningkatkan efektivitas kerja pimpinan.
Sekretaris Medik adalah seorang pembantu dokter dibidang administrasi yang berfungsi meningkatkan efektivitas pekerjaan dokter dalam pelayanan kesehatan, sehingga memberikan kepuasan yang optimal bagi pelanggan/ pasien.
Kompetensi Sekretaris Medik
  1. Korespondensi lisan & tulisan.
- surat masuk&keluar.
- filling system.
  1. Pengelolaan administrasi pasien.
- Perjanjian.
- Penerimaan&flow pasien
- Medical record
  1. Pengelolaan financial praktek dokter.
- Honorarium dokter
- Petty cash tempat praktek
- Pajak dokter
  1. Pengelolaan keprofesian praktek dokter
- Keanggotaan di IDI.
- Pendidikan dokter berkelanjutan.
- Presentasi dan laporan kasus.
Untuk mempermudah pemahaman seorang sekretaris medik bisa dilihat dari pekerjaannya sebagai berikut :
  1. tugas rutin
  2. tugas khusus
  3. tugas kreatif
  1. Tugas Rutin
- Mengelola ruang tunggu dan ruang administrasi
- Mempersiapkan peralatan administrasi dan alat kedokteran rutin.
- Mengelola pasien
Ä Perjanjian pasien
Ä Penerimaan pasien
Ä Mengatur flow pasien
Ä Memesan tempat di rumah sakit
Ä Melengkapi blanko surat-surat
Ä Menarik honorarium dokter
Ä Mengingatkan pasien untuk kontrol
- Mengurus urusan keuangan
Ä Mengelola honorarium dokter
Ä Memasukkan setoran/mengurus masalah perbankan
Ä Mengelola pajak
- Mengelola surat
Ä Surat masuk
Ä Surat keluar
  1. Tugas Khusus
- Mengelola kebutuhan professional
- Mengelola rapat
- Menghitung honorarium dokter
- Membantu dokter dalam teknis medik sederhana
- Pengadaan sumber daya manusia
  1. Tugas Kreatif
Tugas membuat jaringan.
Untuk bisa menjalankan pekerjaannya itu seorang sekretaris medik memerlkan kepribadian, etika tertentu dan pengetahuan baik yang berhubungan dengan kesekretarisan maupun yang berhubungan dengan kedokteran. Supaya mampu berkomunikasi secara baik, bahkan membina suatu hubungan baik sehinga terbina suatu jaringan dibidang pekerjaannya.

Oleh:
Yudith Dwi Angraini
0906541210

Sekretaris Medik yang Profesional

sekretaris medik yang profesional

Sebagai seorang sekretaris medik dituntut untuk menjadi profesional. “Profesional” mengacu pada sikap, bukan uraian pekerjaan. Adapun orang yang profesional itu, ciri-cirinya :
  1. Melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, dan menganggapnya penting bagi kariernya
  2. Cukup peduli untuk menganilisis bagaimana cara agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih baik walaupun itu berarti mengadakan perubahan
  3. Mengerti bagaimana pekerjaan berhubungan dengan organisasi secara keseluruhan
  4. Mempunyai keyakinan dalam membagi ide, tujuan, semangat kepada orang lain.
Untuk itu sikap yang diperlukan untuk membuka pikiran dan semangat agar hasil kerja menjadi baik dan kehidupan lebih baik, serta menjadi pekerja yang profesional maka kembangkanlah sikap positif.
Sikap yang positif membantu Sekretaris untuk:
  1. Menganggap pekerjaan Sekretaris sebagai bagian dari susunan yang lebih besar dari perusahaan
  2. Memperlihatkan kemampuan ketika berhubungan dengan karyawan-karyawan lainnya dengan para pelanggan dan klien-klien
  3. Mengetahui bagaimana sikap Sekretaris mempengaruhi sikap dan penampilan orang lain.


Seorang sekretaris medik harus mampu membangun sikap profesional dalam bekerja, sekretaris yang dikatakan memiliki sikap profesional adalah:
  1. Memiliki pengetahuan, keahlian, dan keterampilan yang tinggi. Maksudnya dengan memiliki pengetahuan, keahlian dan keterampilan ini memungkinkan seorang sekretaris dapat mengenali tugasnya dengan cepat, mampu mengatasi persoalan yang dihadapi, serta dapat mengambil solusi yang tepat.
  2. Memiliki komitmen moral yang mendalam. Setiap orang yang menjalankan profesi mempunyai aturan yakni kaidah moral yang sering disebut kode etik, kode etik ini menjadi pegangan dan menjadi tuntutan bagi seorang yang menjalankan profesi. Dengan kode etik yang didalamnya termuat komitmen moral, yang akan menentukan identitas dan perilaku moral.
  3. Pekerjaan membentuk identitas dan kematangan dirinya. Orang yang profesional adalah orang yang mempunyai komitmen pribadi yang mendalam terhadap pekerjaannya sehingga ia sadar dan yakin bahwa pekerjaannya telah menyatu dengan dirinya, dan pekerjaan itu pun membentuk identitas dan kematangan dirinya
  4. Memiliki disiplin kerja yang tinggi. Seorang yang profesional akan melibatkan seluruh dirinya dengan keahlian dan keterampilannya, serta menunjukan disiplin kerja yang tinggi demi keberhasilan pekerjaannya.
  5. Dapat diandalkan dan dipercaya. Masyarakat atau dunia bisnis memerlukan orang-orang yang profesional yang ahli dan terampilan melaksanakan tugasnya yang membawa hasil dengan mutu yang baik dan memuaskan. Maka pimpinan mempercayakan semua urusan administrasi kepada sekretarisnya sehingga pimpinan bisa berkonsentrasi dengan tugas- tugasmanajerialnya.
  6. Memiliki kepribadian yang menarik. Seorang sekretaris yang profesional tidak hanya dituntut mempunyai pengetahuan dan keahlian saja, tetapi juga dituntut mempunyai kepribadian yang sesuai dengan fungsi dan tugasnya.
  7. Pelayanan yang bermutu. Pelayanan yang bermutu merupakan wujud dan profesionalitasnya. Pelayanan yang bermutu dimulai dari cara berbicara atau penyampaian yang bermutu, bersikap dan berprilaku yang bermutu, hingga tugas yang dihasilkan juga bermutu

Oleh:
Rizky Yudhistira
0906567033

Tugas Sekretaris Medik

Tugas Sekretaris Medik

Pada prinsipnya seorang sekretaris mempunyai tugas mengurus warkat, menyusun korespondensi dan pekerjaan tulis-menulis lainnya untuk suatu organisasi atau seseorang. Fungsi sekretaris pada dasarnya adalah meringankan tugas pimpinan dan membantu agar pimpinan tidak terlalu terlibat dengan tugas-tugas yang bersifat rutin dan operatif, dengan demikian pimpinan dapat berkonsentrasi pada tugas-tugas manajerial saja. Secara garis besar fungsi sekretaris adalah sebagai berikut :
Meringankan tugas pimpinan
Menangani informasi untuk pimpinan
Menjadi jembatan penghubung

Tugas rutin seorang sekretaris adalah tugas-tugas yang harus dikerjakan tanpa menunggu instruksi dari pimpinan begitu pula seorang sekretaris medik yang bertanggung jawab terhadap seorang dokter, selain melakukan tugas rutin seorang sekretaris medik juga dapat melakukan tugas-tugas yang dapat dikelompokkan menurut jenisnya. Tugas-tugas itu adalah
- Tugas perkantoran seperti, menangani surat-surat masuk dan keluar, mengetik surat, memfile dan mengindeks surat
- Tugas resepsionis seperti menerima telephone dan menjawab telephone serta mencatat pesan-pesan, menerima pasien, mencatat janji-janji untuk pimpinan.
- Tugas keuangan, seperti menyimpan catatan pengeluaran sehari-hari untuk pimpinan dan menyediakan dana untuk keperluan tersebut, mencatat biaya dan pembayaran pasien.
- Tugas sosial seperti mengatur penyelenggaraan resepsi untuk acara kantor pimpinan beserta pengurusan undangan
- Tugas insidentil, seperti menyiapkan agenda rapat, mempersiapkan laporan, pidato, membuat ikhtisar dari berita-berita, mempersiapkan rapat dan perjalanan dinas.


Dalam melakukan tugas sehari-hari, seorang dokter memerlukan bantuan dari orang lain yang dapat dipercaya untuk melakukan tugas-tugas yang tidak berhubungan dengan bidang medis, dan dalam kehidupan sehari-hari jadwal seorang dokter sudah dipadati dengan masalah pasien dan keluarga pasien oleh sebab itu sudah sewajarnya masalah yang tidak berhubungan dengan bidang medis itu ditangani oleh orang yang dapat mengerjakan dengan baik dan benar serta sudah mendapat kepercayaan dari dokter yang bersangkutan. Beberapa hal yang biasa dilakukan sekretaris medik dirumah sakit antara lain,
1. Melakukan tugas kesekretarisan setiap hari kerja untuk melanyani profesi manajemen rumah sakit.

2 Membuat surat resmi
3 Mengisi medical record untuk pasien rawat jalan dan rawat inap. Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas, anamnase, penentuan fisik laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medik yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap, rawat jalan, maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat.
4. Melakukan pengarsipan surat masuk dan surat keluar. Pengarsipan surat/filling merupakan suatu seni pengaturan dan menyimpanan warkat atas dasar sistem penataan tertentu, sehingga bila sewaktu-waktu dibutuhkan dapat ditemukan kembali dengan cepat dan tepat.
5. Pemberian informasi mengenai pelayanan medik pada pasien rawat jalan. Pemberian informasi mengenai pelayanan dirumah sakit tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi juga diberikan kepada keluarganya, pengunjung ataupun sesama petugas dirumah sakit.
6. Melakukan pembukuan keuangan klinik rawat jalan Membuat pembukuan keuangan klinik rawat jalan atau dokter praktek pada suatu rumah sakit merupakan hal yang sangat penting. Hal ini disebabkan karena proses pembukuan keuangan merupakan proses pertama yang terjadi didalam sistem akuntansi.
7. Membantu dokter melakukan pemeriksaan pasien rawat jalan. Seorang sekretaris medik juga dapat membantu dokter dalam melakukan pemeriksaan pasien rawat jalan yang fungsinya adalah untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan dokter dalam pelayanan kesehatan.sehingga memberikan kepuasan yang optimal bagi pasien.

Oleh:
Yudith Dwi Angraini
0906541210

sekilas tentang sekretaris medik




sekilas tentang sekmed

Gambaran tentang sekretaris medik
Sebagai seorang sekretaris medik, anda dapat bekerja di bagian administrasi rumah sakit, pelayanan kesehatan, atau sebagai tangan kanan dokter. Dan juga dapat bekerja di berbagai tempat, seperti praktek umum maupun pribadi, serta perusahaan farmasi.
Tugas-tugas yang akan dikerjakan oleh seorang sekretaris medik adalah:
· memperbarui catatan pasien dengan tangan atau menggunakan sistem komputerisasi
· membuat janji
· mengirim surat ke pasien
· menangani pertanyaan dari pasien
· bertindak sebagai asisten pribadi ke konsultan atau layanan kesehatan manajer
· mengatur sistem filing
· pengiriman sampel untuk pengujian medis
· memastikan bahwa catatan yang di isi pasien benar
· menangani surat masuk dan keluar.

Oleh:

Casey Puspa Avriliantoro
0906566586